Memasuki musim panas, aku mulai dipusingkan dengan banyaknya kecoa yang bermunculan diapato. Walaupun kecoanya tidak sebesar kecoa Indonesia tapi karena banyaknya, jijik dan ngeri melihatnya. Kalau di Indo besar-besar tapi tidak banyak, kalau disini kecil-kecil tapi banyak.
Dari info teman-teman ada berbagai macam pembasmi kecoa. Dari mulai perangkap hingga semprotan. Total sudah lima macam pembasmi kecoa dicoba. Dan yang paling manjur semprotan yang harganya 600 yen dan perangkap dari kertas.
Kalau malam tiba, kecoa-kecoa mulai keluar dari sarangnya mencari makan. Terkonsentrasi terutama didapur. Tiap menyalakan lampu dapur saat ke kamar mandi terlihat begitu banyak kecoa berkeliaran. Dengan sigap aku raih semprotan, dan terjadilah pembasmian kecoa.
Dulu saat musim dingin ingin segera musim panas, karena aku termasuk tidak tahan dingin dan tersiksa saat musim dingin. Tapi dengan adanya kecoa rasanya tidak sabar menunggu musim dingin agar kecoa segera pergi. Bye..bye..kecoa...
No comments:
Post a Comment