Monday, 25 August 2008

Hatsuuri

Tahun baru di Sendai identik dengan Hatsuuri. Hatsuuri berasal dari kata hatsu (初) yang artinya pertama dan uri (売) artinya penjualan. Jadi hatsuuri adalah penjualan pertama di awal tahun dimana ada potongan harga yang lumayan untuk barang-barang tertentu.
Sebetulnya hatsuuri hampir sama dengan sale yang biasa diadakan tiap ada momen istimewa. Seperti kalau di Indonesia lebaran, natal, tahun baru dll. Yang membedakan mungkin barang-barang yang diberi potongan harga adalah barang-barang baru. Dan potongan harganya lumayan menggiurkan bisa sampai 85 % dari harga asli. Terutama untuk elektronik misalnya laptop, kamera digital, handycam, televisi, alat2 rumah tangga, fashion dll. Beda harga untuk eletronik besar antara hatsuuri dengan harga biasa bisa beda sampai 10 rb hingga 50 rb yen (rp75rb sd rp3,75jt).

Yang menarik dari hatsuuri adalah kegiatan ini di Jepang hanya ada di kota Sendai dan Sasebo.Kalau di kota lain ada juga even serupa namanya Fukubukuro. Hatsuuri bagi warga kota Sendai mempunyai sejarah tersendiri. Dimulai pada zaman Meiji (1868) dan Taiso (1912). Konon pada zaman Meiji ada legenda seseorang yang karena kemampuannya diangkat menjadi dewa keberuntungan atau Fuku no Kami Sama yang bernama Sendai Shiro.



Sendai shiro sering berkeliaran di daerah perdagangan pusat kota Sendai, dikatakan bahwa dewa ini agak punya kelainan mental tapi ramah dan suka menghibur orang. Jadi setiap kali dia singgah di suatu toko membuat toko itu banyak pengunjung. Akibatnya toko tersebut laris dan untung berlipat ganda. Intinya dia dianggap pembawa berkah, sehingga banyak diundang kesana kemari sebagai penglaris.

Perkembangan zaman setelah sendai shiro meninggal untuk penglaris diadakanlah potongan harga (hatsuuri) dengan tidak lupa memajang patung sendai shiro sebagai penglaris.



Dahulu hatsuuri dilakukan oleh kantor-kantor pemerintahan dan dilaksanakan pada tanggal 1 Januari. Namun demikian sejak tahun 1975, karena ada tuntutan dari kaum buruh yg menuntut libur saat tahun baru karena tahun baru bagi warga adalah saatnya pergi ke jinja-jinja beribadah.Akhirnya hatsuuri dilaksanakan mulai tanggal 3 Januari.

Perubahan ini bertahan sd tahun 1994 (21 tahun). Mulai tahun 1995, hatsuuri dimulai lagi pada tanggal 2 Januari. Sampai saat ini sebagian besar toko besar di Sendai seperti Max Dencodo, Yodobashi Kamera, Yamada Denki, Jussco, dll mengadakan hatsuuri mulai tanggal 2 sd 4 Januari. Bagi supermarket hatsuuri adalah momen untuk memperkenalkan produk baru dan sekaligus mencapai target penjualan yang tidak tercapai tahun sebelumnya.



Banyak antrian, semua menenteng belanjaan hatsuuri

Warga Sendai baik orang Jepang maupun orang asing sangat antusias ikut hatsuuri. Bahkan orang Sendai yang sekolah atau kerja diluar Sendai menyempatkan diri pulang kampung untuk ikut hatsuuri. Walaupun hatsuuri diadakan bulan Januari saat musim dingin bersalju tidak mengurangi semangat ikut antri. Biasanya mulai antri dari tanggal 1 jam 7 malam dan toko baru buka tanggal 2 jam 7 pagi.

Untuk mengurangi rasa dingin banyak yang membawa perlengkapan kemah lengkap dengan perbekalannya. Kalau sudah tidak tahan dingin biasanya menghangatkan badan sebentar di kombini (convinience store). Untuk mengusir kejenuhan biasanya janjian dengan teman bareng-bareng antri.



Yang antri dari malam

Chirase/iklan barang-barang hatsuuri biasanya dibagikan tanggal 31 Desember dan 1 Januari. Sehingga sebelumnya konsumen bisa melihat daftar barang-barang yang ditawarkan. Karena jumlah yang terbatas tiap jenis barang maka untuk jenis barang yang sama siapa cepat itulah yang dapat.

sumber :

http://ja.wikipedia.org/wiki/%E4%BB%99%E5%8F%B0%E5%88%9D%E5%A3%B2%E3%82%8A

http://saniroy.wordpress.com/?s=hatsuuri

No comments: