Monday, 25 August 2008

Sejarah Kota Sendai

Kemarin ada teman orang Jepang, Ayako main ke rumah. Ayako yang bersuamikan orang Indonesia sudah pindah ke Kofu. Liburan tahun baru ini pulang ke Sendai karena orangtuanya tinggal di Sendai. Ngobrol-ngobrol tentang acara tahun baru, ternyata sama dengan orang Jepang lainnya. Pergi ke Jinja dengan keluarga.

Jadi ingat ramainya Hachiman Jinja waktu tahun baru kemarin. Penasaran dengan sejarahnya Hachiman Jinja aku menanyakan pada Ayako. Ternyata Hachiman Jinja dulunya kuil keluarga Date Masamune. Siapa Date Masamune? Ternyata dia adalah pendiri kota Sendai. Searching di mbah goggle dari berbagai sumber dirangkum jadilah cerita tentang kota Sendai.



Sendai adalah ibukota propinsi Miyagi dan kota terbesar di Jepang bagian Tohoku (daerah timur laut). Populasinya mencapai 1 juta orang dan merupakan salah satu dari 14 kota berpenduduk lebih dari setengah juta di Jepang (seirei shi, designated city). Kota ini didirikan tahun 1600 oleh Date Masamune dan terkenal dg julukannya sebagai “kota pohon”.



Sendai terkenal sebagai kota dg sejuta pohon setelah perang dunia 2. Hal ini disebabkan saat itu, pemerintah Sendai menyuruh warganya utk menanam pohon di halaman rumah,. Sehingga banyak rumah, jinja, otera di pusat kota Sendai mempunyai hutan domestik yg mana bisa dipakai sbg sumber kayu/material lainnya. Serangan udara saat perang dunia kedua dan rehabilitasi pasca perang menyebabkan kerusakan hutan di Jepang. tapi di Sendai, tetap terjaga dikarenakan adanya gerakan massal menanam pohon di seluruh pelosok

Meskipun daerah Sendai didiami mulai 20 ribu tahun yang lalu, sejarah Sendai dimulai saat Date Masamune datang ke Sendai. Masamune tidak puas dg tempat kediaman sebelumnya di Iwadeyama. Iwadeyama terlatak di bagian utara kekuasaannya dan sulit dicapai dari Edo (nantinya menjadi Tokyo).


Lokasi Sendai sangat ideal menjadi pusat daerah kekuasaan Masamune. Sepanjang jalan utama bisa mencapai Edo dan dekat dg pantai. Tokugawa Ieyasu memberi ijin Masamune utk mendirikan istana baru di daerah Aobayama setelah perang Sekigahara

Saat itu Sendai ditulis dg huruf kanji 千代 (yg berarti ribuan generasi), karena pada sebuah candi/tempat ibadah di Aobayama (sekarang tinggal bentengnya) dipenuhi dg ribuan patung budha. Kemudian Masamune mengganti kanji menjadi 仙臺, dan terakhir berubah menjadi 仙台 (yg artinya tempat tinggal seorang pertapa) .kanji ini berasal dari puisi Cina yg mengungkapkan keindahan sebuah istana yg dibuat oleh kaisar Wen dari Cina. Masamune memilih kanji ini dengan harapan istana ini akan sejahtera karena di gunung Aobayama ditunggui/didiami oleh sang pertapa.

Masamune memerintahkan pendirian Istana Sendai pada tahun Desember 1600 dan tata kota Sendai pada tahun 1601. Tata kota/jalan-jalan di Sendai sekarang berdasar rencana yang dibuat Masamune.

Sendai dijadikan kota mulai 1 April 1889 sebagai hasil dari abolisi sistem Han. saat itu, luas kotanya hanya 17.45 km2 dan populasinya 86.000. Meski demikian kota ini tumbuh setelah melalui 7 kali perluasan yg terjadi mulai tahun 1928 sd 1988. Sendai menjasi Seirei shi (kota berpenduduk lebih dari 500rb jiwa) mulai 1 April 1989. Populasinya menjadi lebih dari 1 juta orang mulai tahun 1999.

No comments: