Tuesday, 26 August 2008

Indahnya Persahabatan

Banyak teman dan sahabat datang dan pergi dalam kehidupan kita. Tidak banyak yang bisa tetap terjaga hubungan dan komunikasinya. Alangkah indah dan bahagianya apabila kita mempunyai sahabat yang tetap nyambung dari dulu sampai sekarang. Atau ketemu lagi setelah terputus jarak, waktu ataua kesibukan masing-masing. Dan aku menjadi salah satu orang yang beruntung itu.

Yaa... waktu SMP dulu, aku mempunyai teman-teman dekat. Ada yang sekelas ada yang tidak. Sebetulnya kedekatan kami karena kita sering pulang sekolah bareng. Waktu kami SMP dokar/delman menjadi angkutan andalan. Selain muat banyak, murah juga banyak seninya. Setelah berkutat dengan pelajaran, ngobrol sama temen-temen, sambil menikmati hentakan kuda tuklak tuklak, dibelai angin sepoi-sepoi kadang dapat bonus bau air kencing/tahi kuda hahaha...Kalau sudah begitu kita saling ledek-ledekin..." Bau kentut siapa nih?" hhihihihii...

Aku, Ari, Ratna, Diana, Astri, Endah dan Mustaqimatin. Satu dokar tidak cukup memuat kami. Khusus sama Ari, ada kenangan manis yang sangat lekat dibenakku. Saat SMP dan SMA aku dan kakakku menumpang dirumah saudara yang kebetulan tetangga Ari. Karena rumahku dipelosok gunung sedangkan sekolahku dipusat kota. Kebetulan kakakku seangkatan sama kakaknya Ari. Mereka cukup dekat.

Karena aku tidak ada orangtua dan sangat merindukan sosok mereka, aku dan kakakku sering main kerumah Ari. Paling senang saat musim mangga, kebetulan dirumah Ari ada pohon mangga yang cukup lebat buahnya. Saat panen sering kami disuruh bawa pulang hehehe....Tiap lebaran kami juga sowan (berkunjung) kerumah Ari. Hal ini berlanjut sampai kami sudah kuliah. Baru terputus setelah kita berpencar dan sibuk dengan kerjaan dan keluarga masing-masing.

Nyambung lagi saat aku mulai berinteraksi dengan internet di Jepang ini. Aku yang kangen dengan teman-teman tanah air mulai mencari teman-temanku difriendster. Salah satunya ketemu lagi sama Ari. Kemudian berlanjut email-emailan, chatting dan mp. Hampir tiada hari tanpa kita saling menyapa. Hanya sekedar say hello, menanyakan sudah makan atau belum, nostalgia masa-masa sekolah, berbagi kabar tentang teman-teman lama maupun curhat kalau sedang ada masalah. Karena kita masing-masing sudah punya buntut, akhirnya panggilan kita juga berubah. Aku panggil Ari Bunda, Ari manggil aku Bune

Sudah hampir 15 tahun kita tidak ketemu, tapi hati dan kedekatan kita masih seperti dulu. Malah lebih dekat karena kangennnn pingin banget ketemu. Membayangkan kita ketemuan, dengan pasangan dan anak-anak kita. Duuhh....semoga Allah memberi kesempatan kepada kita untuk ketemu dan menyambung tali silaturahmi ini ya Bun.... Semoga persahabatan dan persaudaraan kita tidak lekang oleh waktu ya Bun....

Salam cinta dan kangen dari kami sekeluarga untuk Bunda, Icha dan Ayah Icha

buat yang mau kenalan ini dia orangnya http://bundaicha.multiply.com/

No comments: