Tuesday, 26 August 2008

Tadaima

Tidak terasa sudah 8 hari kami sekeluarga ditanah air. Ditambah waktu 2 hari untuk perjalanan genap sepuluh hari aku tidak menyapa sahabat Mpers. Belum cukup rasanya melewatkan waktu bersama keluarga khususnya mertuaku. Karena untuk alasan itulah kami pulang. Sudah lama bapak mertua mengidap diabetes. Mungkin karena komplikasi penyakitnya merembet kehati. Baru dua bulan yang lalu diketahui sudah menjadi kanker.

Awalnya kami tidak diberitahu kondisi sebenarnya karena suamiku sedang tahun terakhir dalam risetnya. Tapi karena cepat sekali kondisi beliau memburuk akhirnya kami diberitahu kondisi sebenarnya. Akhirnya kami memutuskan pulang untuk sekedar menghibur beliau.

Alhamdulillah berkat doa teman-teman semua, perjalanan kami lancar. Anak-anak rewel dikit-dikit wajarlah, 24 jam perjalanan bosan tentulah ada. Yang penting sampai kami menginjakkan kaki lagi di Sendai, anak-anak sehat dan tidak ada masalah serius diperjalanan.

Sangat sedih melihat kondisi bapak mertua, apalagi ibu mertua juga ikut drop kesehatannya karena memikirkan bapak mertua. Selalu berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik untuk mertua tercinta. Amien.

Maaf sekali selama di Boyolali tidak sempat update kabar dan menyapa teman-teman apalagi kopdaran. Sekalinya kopdaran sama Yu Haley beliau yang menyempatkan datang kerumah. Maturnuwun banget ya Yu...Doumo arigatou gozaimashita untuk kedatangan, oleh-oleh dan titipanku. Minta maaf banget, nyuwun ngapunten sudah banyak aku repotin.Terima kasih juga buat mba Nining kiriman ketan hitamnya. Sudah aku terima dengan selamat.

Terima kasih untuk atas doa dan perhatian teman-teman semua.

*tadaima : ucapan orang Jepang saat pulang dari bepergian

No comments: