Monday, 25 August 2008

Menambal Gigi

Badan masih lemas karena kaze tapi proyek musim dingin harus tetap berjalan. Setelah sebentar melihat Hinamatsuri di TKnya Ito ( pingin lihat ito senang ibunya lihat dia pentas), jam 11.30 aku harus segera pergi walau hinamatsuri belum selesai.

Musim dingin kali ini sudah akan berlalu, tapi proyekku masih belum selesai. Dulu sebelum menyusul suami sudah diingatkan untuk membereskan gigiku. Ada apa dengan gigiku? Yaa..aku yang dari kecil tidak ada yang mengingatkan (menyalahkan orang lain hiks..) untuk rajin menggosok gigi harus merasakan akibatnya. Gigiku banyak bolongnya ( iihh jadi malu nih ...)

Mulai merasa sakit gigi waktu SMP, sebelumnya sih mungkin dah pernah tapi masih sakit gigi karena mau ganti dari gigi susu ke gigi tetap. Alhamdulillah saat aku SMP sudah punya kesadaran sendiri periksa gigi di puskesmas dekat rumah (walaupun gak ada yang nyuruh lho...iihh meni sombong pisan nyak hihihi)

Dokter gigi Bambang, dokter gigi keturunan yang bertugas dipuskesmas Sunggingan selalu menyapaku dengan ramah. Aku sudah kapok sakit gigi...sejak saat itu kalau ada ngilu2 dikit segera aku ke puskesmas.

Berlanjut sampai sekarang, sebetulnya tidak ada yang sakit...tapi aku kok pingin banget mengecekkan gigiku. Maka dibuatlah proyek musim dingin kali ini aku mereparasi gigi. Dari berbagai pertimbangan aku pilih dokter gigi dekat rumah.

Dimulailah tiap sabtu pagi aku apel ke dokter gigi. Sampai saat ini sudah 3 mushiba (gigi berlubang) direparasi. Sepertinya sampai musim semi ini aku masih harus apel ke dokter gigi. Malu nih..banyak mushibanya....

No comments: