Tuesday, 26 August 2008

Kena Tilang Lagi

Seperti biasa..suami mengawali pagi dengan loper koran. Bangun jam 3.30 pagi sholat subuh dan siap-siap ganti kostum seragam loper koran. Jam 4 meluncur ke mise (agen koran). Butuh waktu kurang lebih 1,5 jam untuk mengantarkan koran ke 150 pelanggan.

Jam 5.30 atau jam 6 biasanya sudah sampai rumah. Setelah istirahat sebentar sambil menyeruput coklat hangat dan cemilan, kembali tidur sebentar sebelum pergi ke kampus. Suami tidur gantian aku nguplek didapur menyiapkan sarapan dan bento.

Jam 8.30 suami bangun...tidak seperti biasanya agak malas-malasan. Dari dapur aku tanya " masih mau tidur atau mau bangun?" Beliau jawab " mau bangun!". " Mau sarapan dulu atau beres-beres tempat tidur?" tanyaku. Kok tidak ada jawaban??? malah beliau lapor " Hari ini aku buat kesalahan lagi".

"Kesalahan apa?" tanyaku. Kadang suami suka salah masukkan koran, maklum kamar apartemennya hampir sama bentuknya. Kadang harusnya dimasukkan ke nomor 201 malah masuk ke 202. Kadang juga sambil ngantuk-ngantuk, kalau malemnya pulang larut dari lab.

"Bukan" jawabnya. " Kena tilang polisi" sambungnya lagi. Aku yang sedang menyiapkan sarapan jadi terhenti seketika. Kena tilang polisi?? terbayang 6000yen melayang. Duuhh...ini kedua kalinya suami kena tilang polisis pas ngoran. Katanya tadi lampunya kuning, sama suami diterabas aja. Tapi kuningnya dah mau merah... Tahu-tahu dari belakang nguiiing....nguiingg...sirene mobil polisi mengejar. Kaget juga katanya...huuu..huuu....apes....uang belanja seminggu melayang

No comments: