Monday, 25 August 2008

Menjelang Kelahiran Lula

Mengitung hari menanti kelahiran annak kedua, sama deg-degannya dengan waktu mau melahirkan anak pertama. Apalagi ini pengalaman pertama melahirkan dinegeri orang tanpa orangtua dan saudara yang menemani dan membantu.
Alhamdulillah suami selalu memberi semangat dan menemani saat ke byouin. 4 Juli terasa lama tanggal itu. Perut sudah terasa semakin berat dan tidak nyaman. Tapi aku selalu ingat bahwa hamil dan melahirkan bagi wanita yang menjalaninya dengan sabar dan ikhlas adalah pahala. Malaikat selalu mendoakan. Dan isnyaAllah mengurangi dosa-dosa.
Kata dokter perempuan, tapi laki-laki atau perempuan sama saja. Sampai saat ini sih baru kita siapkan nama perempuan. Ada 2 pilihan : Inara Lula Zaida (intan kiriman dari surga yang penuh keberuntungan) dan Kaiya Hasna Atifa (pemaaf ,cantik dan penuh perhatian).
Alhamdulillah selama ini tidak ada masalah dengan kehamilanku, semoga sampai nanti melahirkanpun begitu. Pelayanan dokter di Tohoku Daigaku Byouin yang memuaskan menambah percaya diriku melahirkan di Jepang. Karena muslim aku minta dokter perempuan yang memeriksaku. Ada 3 dokter yang bergantian memeriksaku : Matsuda Sensei, Uchida Sensei dan.....sensei (belum sempat tanya hehe....).
Apalagi dengan kemurahan Allah SWT, kami mendapatkan josan (keringanan biaya melahirkan). Dimana seharusnya kami membayar 300.000 yen dengan josan cukup membayar 63.000 yen. Alhamdulillah ya Allah, semoga rejeki itu menjadi berkah buat kami sekeluarga.
Kadang sudah terasa mules, tapi kemuadian hilang lagi. Mungkin ini yang namanya his atau mules palsu. Pengalaman dulu waktu melahirkan ito, tidak pakai his segala langsung mules dan tahu-tahu bukaan 4. Semoga Melahirkan kali ini juga lancar dan selamat.

No comments: