Sunday, 24 August 2008

Loper Koran Di Negeri Orang

Mulai pagi ini, 22 Mei 2006 suamiku memulai aktivitasnya sebagai loper koran. Bangun jam 2.30, kalau hari biasa masuk waktu subuh aku ya hanya membangunkan dan setelah suamiku sholat baru aku gantian sholat karena masih ngantuk (malas). Maka untuk selanjutnya aku harus bisa menemani suamiku bangun, membuatkan sekedar teh hangat atau coklat hangat.
Bagaimanapun suamiku mencari tambahan penghasilan untuk aku dan anak-anak kami. Sudah seharusnya aku mensupport semampuku. Setelah sholat dan meneguk teh manis, bergegas suamiku pamit. Masih naik jithensa karena motornya masih di mise. Semoga saja untuk selanjutnya bisa dibawa pulang sehingga membantu hemat energi.
Dari ceritanya, sepertinya suamiku cukup menikmati. Omoshiroi! katanya saat jam 6.30 samapai dirumah lagi. Tapi daerahnya dapat sekitar kotsu koen yang naik turun. Cukup berat menurut dia, akupun juga sependapat.
Setelah menghangatkan bubur kacang hijau dan memberikan ke suamiku aku pamit tidur lagi krn setelah menemani bangun jam 2.30 aku baru bisa tertidur lagi mungkin jam 5. Tidak tahu kenapa sepertinya bayi dalam perutku mengajak dzikir dan istigfar menemani bapaknya yang sedang berjuang. Suamiku bilang mau nyusul tidur jam 7 setelah keringatnya kering.
Jam 8 aku bangun menyiapkan bento dan sarapan buat ito dan bapaknya. Alhamdulillah makanan sudah aku siapkan sebelumnya jadi tinggal menggoreng dan menghangatkan saja. Setelah suami dan anakku berangkat masih banyak tugas menanti. Saatnya bertugassss!

No comments: